Ketua Karang Taruna Bekasi Utara Dituntut Minta Maaf

  Rabu, 11 September 2019   Firda Puri Agustine
Jurnalis Bekasi Bersatu (JBB) melakukan aksi damai di depan Plaza Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menuntut Ketua Karang Taruna Kecamatan Bekasi Utara Heri alias Cemong minta maaf secara terbuka usai diduga melakukan ancaman dan intimidasi terhadap jurnalis Radar Bekasi Ahmad Fairuz atau Pay. (Ist)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Ketua Karang Taruna Kecamatan Bekasi Utara Heri alias Cemong dituntut minta maaf secara terbuka usai diduga melakukan ancaman dan intimidasi terhadap jurnalis Radar Bekasi Ahmad Fairuz atau Pay.

“Kami tuntut dia minta maaf ke teman-teman wartawan secara terbuka karena sudah melecehkan (profesi jurnalis),” kata Pay kepada ayobekasi.net, Rabu (11/9/2019).

Buntut dari kejadian tersebut, Pay yang juga tergabung dalam Jurnalis Bekasi Bersatu (JBB) melakukan aksi damai di depan Plaza Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Selain menuntut permintaan maaf secara terbuka, mereka juga mendesak Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mencopot Ketua Karang Taruna Bekasi Utara.

“Kami juga minta pada semua pihak untuk menghormati dan menghargai kerja jurnalis,” ujar Koordinator Aksi JBB Muhammad Alfi.

Jurnalis kota Bekasi pun mengutuk keras ancaman dan intimidasi baik verbal dan non verbal yang dilakukan untuk melecehkan profesi jurnalis. Pasalnya, kerja jurnalis dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1990 Tentang Pokok Pers.

Kejadian tersebut bermula saat Pay melakukan tugas jurnalistik meliput penertiban bangunan liar milik Karang Taruna 01 Teluk Pucung yang ditertibkan oleh Kelurahan Harapan Baru, Bekasi Utara pada Rabu (4/9/2019).

Tak mau diwawancara lewat telepon, Heri meminta Pay datang ke rumahnya untuk konfirmasi langsung. Namun, bukan jawaban atau klarifikasi yang didapat, Pay justru dimaki-maki dan dituduh mencemarkan nama baiknya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar