World Cleanup Day 2019 Targetkan 13 Juta Relawan

  Sabtu, 21 September 2019   Firda Puri Agustine
Relawan mengumpulkan sampah di Bank Sampah pada World Cleanup Day 2019 di Taman Hutan Kota Bekasi, Sabtu (21/9/2019). (Firda Puri Agustine/Ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET–World Cleanup Day (WCD) 2019 menargetkan 13 juta relawan aksi bersih-bersih di seluruh Indonesia tahun ini. Angka tersebut lebih tinggi dari pencapaian tahun lalu sebesar 7,6 juta relawan.

Leader World Cleanup Day Indonesia Agustina Iskandar mengatakan, tahun lalu, dengan partisipasi 7,6 juta relawan, Indonesia menjadi negara pertama yang memimpin aksi ‘Cleanup’ terbesar di dunia.

“Tahun ini kami berharap lebih banyak partisipasi masyarakat di seluruh Indonesia. Target 13 juta relawan kami sangat optimistis bisa tercapai,” kata Agustina di sela konferensi pers World Cleanup Day 2019 di Taman Hutan Kota Bekasi, Sabtu (21/9/2019).

Tahun lalu WCD, yang diadakan pertama kali dengan 7,6 juta relawan, mampu mengumpulkan 14.000 ton sampah dari seluruh wilayah Indonesia. Angka tersebut diproyeksikan lebih besar pada tahun ini dengan meningkatnya jumlah relawan.

Agustina menjelaskan, kendala yang dihadapi setahun kemarin cukup banyak dengan segala keterbatasan yang ada. Contohnya, keterbatasan akses, bank sampah, hingga pengelolaan sampah yang hanya 30 persen.

“Kami percaya dengan semangat kolaborasi, maka semua kendala bisa diatasi bersama-sama. Masalah sampah tidak bisa diselesaikan sendiri,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Hendroyono menyambut baik gelaran aksi bersih-bersih World Cleanup Day 2019. Pihaknya berharap momentum ini bisa dimanfaatkan semua pihak untuk mewujudkan Indonesia bersih dari sampah.

“Untuk mengajak 13 juta relawan dan mengulangi sukses tahun lalu, ini merupakan suatu hal yang luar biasa. Tahun depan mudah-mudahan kami bisa memfasilitasi, bisa puluhan juta lagi yang mewujudkan Indonesia Bersih,” katanya.

Acara WCD 2019 berpusat di dua lokasi di Kota Bekasi hari ini, yakni Alun-Alun Kota Bekasi dan Taman Hutan Kota Bekasi.

Selain relawan yang melakukan aksi di titik utama, seluruh masyarakat pun diimbau untuk melakukan kegiatan bersih-bersih sampah serentak di lingkungan masing-masing. Kegiatan bersih-bersih dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat  hingga ke lingkungan tingkat RT RW.

Sampah yang terkumpul nantinya tidak dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Akhir melainkan akan di kelola secara bijak di tempat khusus pengolahan sampah seperti Waste4Change, Bank Sampah, maupun tempat pengolahan sampah lainnya, sehingga dapat mengurangi jumlah Tonase timbulan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar