Terjerat Penipuan Covid-19, Google Blokir Jutaan Email

  Selasa, 21 April 2020   Ananda Muhammad Firdaus
ilustrasi. (Pixabay)

WASHINGTON DC, AYOBEKASI.NET -- Google mengatakan para penipu mengirimkan 18 Juta e-mail palsu kepada pengguna Gmail setiap harinya.

Pandemi ini menggakibatkan menjamurnya e-mail phishing dimana para penipu berpura-pura menjadi Lembaga tertentu untuk mendapatkan data pribadi seseorang.

Melansir BBC, perusahaan tersebut berhasil memblokir lebih dari 100 juta e-mail phishing perhari selama satu minggu terakhir dengan seperlimanya berhubungan dengan Covid-19.

Pengguna mendapatkan berbagai email yang mengatasnamakan Lembaga kesehatan seperti WHO untuk mendownload applikasi atau mengdonasikan uangmereka ke Lembaga palsu tersebut.

Penipu seringkali mengatasnamakan lemabaga-lembaga seperti pemerintah, WHO, dan bahkan presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Beberapa perusahaan keamanan siber mengamati soal peningkatan e-mail penipuan bertema Covid-19 ini.

Salah satu perusahaan tersebut ,Barracuda Network, mengatakan terdapat peningkatan sebanyak 667% melalui e-mail phishing saat pandemic terjadi.

Scott Helme, peneliti keamanan independent, menagtakan e-mail phishing biasanya memanfaatkan emosi korban untuk membuat korban kurang berhati-hati dalam melakukan sesuatu.

“Pandemi Covid-19 merupakan topik yang sangat emosional saat ini dan para penipu memanfaatkan hal tersebut. Mereka berharap orang awam lebih mudah dipengaruhi untuk menklik tautan atau mengikuti arahan penipu jika menggunakan hal ini.” Jelasnya. (Ayobandung.com/Muhammad Al-Iqbal)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar