ACT Bekasi Salurkan Sedekah Modal untuk Pelaku Usaha Kecil

  Kamis, 04 Juni 2020   Ananda Muhammad Firdaus
Purwati (57), salah seorang penerima manfaat program UMI ACT Cabang Bekasi. (Dok. ACT)

BEKASI BARAT, AYOBEKASI.NET – Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Bekasi menginisiasi program Sahabat Usaha Mikro Indonesia (UMI).

Program tersebut memberikan sedekah modal usaha untuk membantu para pelaku usaha kecil yang terdampak secara ekonomi pandemi Covid-19 untuk bangkit seiring diberlakukannya era normal baru di Bekasi.

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diketahui ikut terpuruk akibat pandemi dengan menurunnya pendapatan harian untuk memutar modal. Tidak sedikit pelaku usaha kecil yang mengalami penurunan keuntungan secara drastis bahkan harus gulung tikar selama masa pandemi.

Seperti yang dialami oleh salah satu penerima manfaat dari sahabat UMI ACT Bekasi, yakni Purwati (57). Purwati yang memiliki usaha jualan kerupuk, mengalami penurunan drastis keuntungannya sebesar 50-70%, bahkan terancam gulung tikar. Padahal, ia harus membantu suami memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Tadinya ramai, begitu corona saya tadinya dapat (keuntungan) Rp50 ribu sekarang sudah hampir tiga bulan ini hanya Rp20-Rp30 ribu. Turun banget keuntungannya apalagi situasi pandemi jalan-jalan komplek ditutup selain bikin sepi yang beli, karena daya beli berkurang drastis,” ujar Purwati, dilansir dari keterangan resmi ACT, Kamis (4/6/2020).

Alhasil, keuntungan yang berkurang sering kali tidak mampu menutupi modal usaha yang dijalakan sehingga terpaksa ia tidak berjualan.

Gayung pun bersambut, melalui informasi yang diterima Purwati tentang program sedekah modal usaha dari ACT, ia pun tidak segan mendaftarkan usahanya dengan harapan mendapat bantuan modal usaha tanpa harus berutang.

“Iya, alhamdulillah dari kelompok pengajian saya dapat informasi program Sahabat UMI dari ACT Bekasi. Saya coba daftar dan ternyata disetujui dengan proses yang cepat, jadi sangat membantu saya untuk mulai lagi usaha yang sempat turun dan berhenti ini, saya ucapkan terima kasih ACT,” tutur wanita yang tinggal di daerah Jaka Sampurna, Bekasi Barat ini.

Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana menjelaskan, program Sahabat UMI menyasar para ibu pemilik usaha rumahan atau pedagang keliling yang menyokong ekonomi keluarga untuk bangkit di masa transisi atau era normal baru ini.

Terealisasinya program ini dilandaskan oleh beberapa fakta yang terjadi di lapangan, salah satunya  di mana selama pandemi corona ini, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah melaporkan bahwa 37.000 UMKM terdampak secara ekonomi.

“Untuk di Bekasi sendiri saat ini sudah tersalurkan kepada 27 orang sejak 30 Mei 2020 hingga 3 Juni 2020 dengan bantuan yang diberikan untuk saat ini sebesar Rp500 ribu. Harapannya, setiap hari bisa bertambah orang yang terlibat. Hingga Desember 2020, satu juta pelapak yang akan bergabung menjadi Sahabat UMI,” ungkapnya.

Beberapa usaha yang akan dibantu Sahabat UMI harus memenuhi kriteria di antaranya penggerak usahanya adalah perempuan dari keluarga prasejahtera dengan skala rumahan atau pedagang keliling, modal usaha di bawah Rp1 juta, produk siap jual (bukan dropshipper atau barang ada jika ada pesanan), tidak mensyaratkan agunan fisik atau hal lainnya, wajib memiliki usaha dan pengalaman berjualan sebelumnya, tidak dalam proses atau pengajuan modal usaha dari lembaga lainnya, dan tidak menggunakan dana tambahan modal untuk kebutuhan pribadi.

Ishaq pun mengajak masyarakat berdonasi melalui bekasi.indonesiadermawan.id/SahabatUMI. "Jadikan bantuan ini menjadi bentuk tanggung jawab dan kontribusi sosial kepada masyarakat demi mengembalikan perekonomian bangsa," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar